Hotel Menjamur di Makassar

Usaha perhotelan di Kota Makassar terus menjamur. Bahkan hingga tahun ini,jumlahnya sudah mencapai 105 hotel, mulai kelas melati hingga bintang lima. Angka tersebut belum termasuk rencana pembangunan hotel yang sudah masuk daftar di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk 2011. Sebut saja hotel yang rencananya dibangun di depan Gedung Celebes Convention Center (CCC). Hotel ini rencananya berlantai 14. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan, dari 105 hotel yang sudah beroperasi,16 di antaranya hotel yang baru difungsikan tahun ini.Mereka kebanyakan bintang dua ke bawah. “Jumlah kamar yang disediakan 16 hotel ini, yakni 676 kamar atau sekitar 21% dari total kamar. Dengan tambahan kamar tersebut, jumlah kamar hotel di Makassar mencapai 4.835 kamar,” ujarnya kepada SINDO kemarin.

Ke-105 hotel tersebut mempunyai spesifikasi,yaitu 2 hotel berbintang lima, 6 hotel berbintang empat, dan 12 hotel masuk kategori bintang tiga, sisanya kualifikasi bintang dua dan satu. Kendati jumlah kamar yang tersedia saat ini 4.835,jumlah tersebut dinilai masih kurang sekitar 1.000 kamar. Apalagi, apabila ada momen yang diselenggarakan di Kota Anging Mammiri ini, hotel selalu dipadati pengunjung. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid mengakui adanya kekurangan kamar hotel di kota ini.Bila kondisi ini terus berlanjut, pihaknya khawatir program Visit Makassar 2011 mendatang tak bisa maksimal.

Alasannya, banyak event yang bakal diselenggarakan dan bisa mendatangkan wisatawan asing maupun lokal. Namun, bila melihat jumlah kamar yang ada, kemungkinan besar tak bisa menampung wisatawan. “Kami sangat berharap hotel yang sedang dibangun bisa dipercepat biar bisa membantu mengenai ketersediaan kamar, khususnya saat Visit Makassar 2011 digelar,” tandasnya saat dihubungi kemarin. Dia juga meminta pengelola hotel maupun wisma memperbaiki fasilitasdanpelayanannya. Sebab, halitu merupakan salah satu faktor yang bisa membuat betah para pelanggan. Disinggung hotel yang bakal dibangun untuk memenuhi kekurangan kamar, dia mengatakan, hingga saat ini sudah ada lima yang siap diluncurkan dalam waktu dekat, salah satunya Hotel Aston.

“Kami masih kekurangan kamar, tapi optimistis itu bisa teratasi semua karena prospek pembangunan hotel di Makassar cukup bagus. Tugas kita bersama, menjaga suasana kondusif yang ada agar para investor maupun wisatawan bisa datang,”ungkapnya. Di berbagai kesempatan,Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin selalu mendukung apabila ada investor yang ingin menanamkan modalnya di sektor perhotelan. Alasannya, pemerintah kota sangat membutuhkan ketersediaan kamar yang memadai. Apalagi visi Makassar menjadi kota dunia dan menjadikan sebagai living room di kawasan Indonesia timur, tentu harus didukung berbagai fasilitas, khususnya kamar hotel dan penataan objek-objek wisata.

Sementara itu, manajemen Hotel Clarion Makassar kemarin resmi meluncurkan Visit Makassar 2011. “Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa ditiru temanteman lain,”ujar General Manager Clarion Anggiat Sinaga. Untuk mendukung peluncuran Visit Makassar 2011, Clarion Makassar menyuguhkan makanan tradisional khas daerah ini, termasuk pertunjukan seni asal Sulsel.“Dekorasi di hotel ini juga kami tata dari kain khas Sulsel, yakni sutra,”katanya. Bahkan hotel ini mem-branding sebuah mobil dengan tulisan Visit Makassar 2011. Selain itu, Clarion membina sejumlah tukang becak dengan branding Clarion. “Nanti mereka yang akan mengantar tamu hotel apabila mau keliling Makassar,”pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar