Film horor yang akan ditayangkan perdana tanggal 27 Agustus nanti, The Last Exorcism, akan dipromosikan secara langsung melalui layanan online video chat, Chatroulette.
Chatroulette sendiri merupakan layanan online video-chat buatan Rusia. Kabarnya 'The Last Exorcism' merupakan salah satu video horor yang banyak ditunggu. Demikian seperti dikutip dari Pocket-Lint, Senin (23/18/2010).
Lionsgate, produser dari film ini, menggunakan berbagai cara untuk mempromosikan film ini, salah satunya dengan menggunakan media berupa Chatroulette ini. Melalui Chatroulette, nantinya bakal ada video menyeramkan dari 'The Last Exorcism' yang bisa ditonton oleh para penggunanya.
Sebelumnya pihak Lionsgate telah mendapat peringatan mengenai dampak yang akan terjadi setelah pemutaran video yang menakutkan tersebut di Chatroulette.
Untuk menjamin performa layanan saat film tersebut ditayangkan, Chatroulette langsung memperbaiki tampilan situs dan jaringannya. Tidak heran jika kemudian situs tersebut langsung down saat diakses. Di situs tersebut kini ada tulisan 'eksperimen #1 telah berakhir' dan versi baru akan update besok.
Mungkin bakal banyak perubahan di situs yang didirikan oleh Andrey Ternovskiy tersebut, seperti yang dikutip dari Mashable.
Sean Parker dari Chatroulette (yang dulu bekerja di Napster dan Facebook), mengatakan bahwa situs tersebut bakal lebih banyak berkembang untuk versi update-nya. Sampai saat ini, hanya sedikit saja update di situs tersebut.
Chatroulette diluncurkan pada akhir tahun 2009. Tidak lama setelah diluncurkan, situs tersebut dikunjungi oleh 500 orang per harinya, sebulan kemudian sudah mencapai 50.000 orang per hari.
Situs tersebut juga mendapat ekspos dari The New York Times, New York Magazine dan lain-lain.
Pada bulan Maret 2010, tercatat sudah ada sekitar 1,5 juta orang yang menggunakan layanan chat video online ini. Sekitar 33 persen dari mereka berasal dari AS dan 5 persen dari Jerman.
Harga Tiket Peswat Untuk Lebaran Naik 200 Persen
7 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar